Kegiatan


32 Naskah Terbaik di Lomba Karya Jurnalistik BNPT 2019

Naskah karya jurnalistik dari Bangka Belitung yang diusulkan oleh Subardi dengan judul Revitalisasi Kearifan Lokal Bangka Belitung masuk dalam jajaran 32 Naskah terbaik kategori umum yang mana ke 32 Naskah terbaik tersebut antara lain :

17 karya terbaik kategori jurnalis

  1. Buku, Ludruk, dan Teknologi, Harus Bersekutu di Ujung karya Aan Haryono, Jawa Timur;
  2. Kuatkah Salambivi Merantai Hoax di Tanah Kaili karya Abdul Rifai K. Turah, Sulawesi Tengah;
  3. Kilang – Werinama, Kampung Orang Basudara di Ambon dan Seram karya Abdullah Leurima, Maluku;
  4. Kearifan Lokal Sukses Meredam Rasis Di Ujung Timur Indonesia karya Ardi, Papua;
  5. Sarafal Anam, Eleminasi Benih Terorisme karya Demon Fajrie, Bengkulu;
  6. Sesal Tarian Jari Barmawi karya Delima Natalia Napitupulu, Lampung;
  7. Teringat Saat Nyantri, Akbar Batal Gabung ISIS karya Erik Purnama Putra, DKI Jakarta;
  8. ”Sabda” Kepala Suku Menangkal Kabar Bohong karya Fransiskus Pati Herin, Maluku;
  9. Melawan Hoax Dari Warung Kopi karya Hari Tri Wasono, Jawa Timur;
  10. Menyuburkan Semangat Satu Indonesia Usai Rusuh Wamena karya Ikhwan Wahyudi, Sumatera Barat;
  11. Ata no Liga, Cara Warga Tangkal Hoax karya Imanuel Lodja, Nusa Tenggara Timur;
  12. Sengo-sengo di Kabupaten Mamasa  karya Jasman Rantedoda, Sulawesi Barat;
  13. Dengan ‘Kopi Darat,’ Semua Hoaks Bisa Klir karya Joko Suroso, Jawa Tengah;
  14. Kalosara dari Dulu hingga Kini  Merawat Perdamaian, Mengokohkan Persatuan karya MuhamadTaslim Dalma, Sulawesi Tenggara;
  15. Juru Arah, Sang Penyebar Informasi Anti Hoaks di Bali karya Nengah Muliarta, Bali;
  16. Lapau, Wadah Pribumi Minang ‘Meramu’ Kabar Sejak Zaman Penjajahan karya Riki Chandra,  Sumatera Barat;
  17. Wibowo Menangkal Hoax di Tengah Bencana Gempa Lombok karya Tony Wibowo, Nusa Tenggara Barat.

    
15 karya terbaik kategori umum adalah :

  1. Mainan Tradisional Membentuk Ketahanan Diri Anak karya Dewi Ayu Larasati, Sumatera Utara;
  2. Wayang sebagai Media Pendidikan Penangkal Hoaks karya Fajar Adi Nugraha, Jawa Tengah;
  3. 1821, Ikut Perangi Hoax karya Gusnaldi, Sumatera Barat;
  4.  Implementasi Ajaran Samin dalam Membendung Hoaks karya Hamidullah Ibda, Jawa Tengah;
  5. Pencegahan Berita Hoaks dan Ujaran Kebencian Melalui kontekstualisasi filosofi hidup Orang Tolaki karya Idaman, Sulawesi Tenggara;
  6. Pendekatan Kultural Sebagai Upaya Membendung Hoaks karya Muazzah, Aceh;
  7. Kesalehan Sosial Ala Santri Milenial karya Muhliseh, Jawa Timur;
  8. Memayu Hayuning Bawana sebagai Strategi Menangkal Hoaks karya Mohamad Sholihul Wafi, Jawa Tengah;
  9. Membendung Teror Disrupsi Infomasi karya Petrus Sanga Lewar, Jawa Tengah;
  10. Milenial Berpotensi Terpapar Radikalisme  karya Pitoyo, Kalimantan Timur;
  11. Kearifan Lokal Hadir, Hoaks pun Ngacir karya Retno Susilowati, Jawa Timur;
  12. Penangkal Informasi Hoax Berbasis Kearifan Lokal karya Saiful Rohman, Kalimantan Tengah;
  13. Sarjana, Hoaks, dan Upaya Perdamaian karya Sidik Nugroho, Kalimantan Barat;
  14.  Revitalisasi Kearifan Lokal Bangka Belitung karya Subardi, Bangka Belitung;
  15. ‘’Harta Karun’’ Lawan Hoaks Dan Disrupsi karya Sofyan Harahap, Sumatera Utara.

(Dikutif dari Website resmi fkptcenter)

"Daftar itu kami susun berdasarkan abjad, jadi bukan patokan satu, dua, tiga pemenangnya. Siapa nanti yang jadi pemenang, nantikan pengumumannya tanggal 10 Desember," jelas Andi Intang.


BNPT akan memberikan pembekalan tambahan kepada pemenang peringkat 1 - 6 kategori jurnalis dan 1 - 4 kategori umum. Pembekalan dilaksanakan di Jakarta tanggal 8 - 11 Desember, sebagai rangkaian dari malam penyerahan anugerah.

"Panitia akan menghubungi para pemenang tersebut untuk teknis keberangkatan ke Jakarta. Bagi pemenang yang tidak diberangkatkan ke Jakarta juga akan dihubungi, yaitu terkait pengiriman hadiah uang tunai," pungkas Andi Intang. (https://www.fkptcenter.or.id/berita-detail.php?category=2&detail=636)