Kegiatan


Ngopi Coi di Pangkalpinang

Pangkalpinang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Pelibatan Aparatur Kelurahan/Desa tentang Literasi Informasi dalam Rangka Pencegahan Terorisme “Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi)” dengan tema “Indonesia adalah Kita” yang dilaksanakan di Hotel Fox Harris Kota Pangkalpinang. (09/11/2020)

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua FKPT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sri Wahyuni AR yang menyampaikan bahwa lebih dari 120 juta pengguna media sosial di Indonesia yang berarti bahwa pemilik akun berpotensi mendapatkan informasi-informasi yang bermuatan paham ideologi radikalisme terorisme. Karena hal tersebutlah literasi informasi ini sangat penting untuk kita lakukan. Penguatan literasi sebagai bagian dari upaya pencegahan bertujuan untuk melindungi masyarakat kita dari informasi-informasi yang tidak benar atau informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya. Dengan penguatan literasi ini diharapkan dapat menyelamatkan generasi muda kita yang merupakan target utama dalam pengrekrutan jaringan pelaku terorisme.

Dalam sambutannya juga Sri Wahyuni berharap agar seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat tetap mematuhi protokol kesehatan dan beliau berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta dan dapat lebih bijaksana dalam mengolah informasi dari berbagai media, sehingga mampu menimbulkan daya cegah tanggal terhadap penebarluasa paham-paham radikalisme dan terorisme.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kasubdit Pengawasan BNPT Moch Chairil Anwar, beliau menyampaikan dari hasil survey nasional tentang daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme dan terorisme yang dilaksanakan oleh BNPT tahun 2019 penggunaan media sosial dalam mencari informasi mengenai agama termasuk tinggi dalam internalisasi kearifan lokal termasuk pemahaman agama. Penggunaan medsos yang tinggi merupakan tantangan karena menjadi media efektif dalam penyebaran konten-konten radikal. Tetapi hal tersebut juga dapat menjadi peluang emas untuk intensifikasi penyebaran konten kontra radikal. Situasi seperti ini tentu patut kita waspadai bersama, karena bermula dari sikap antikeberagaman tersebut akan lahir intoleransi, yang apabila tidak kita kelola dengan baik akan memantik lahirnya radikalisme dan keberagaman dan aksi terorisme.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Walikota Pangkalpinang H. Maulan Aklil yang dalam sambutannya beliau menyampaikan sudah hampir 2 tahun saya menjadi walikota pangkalpinang. Kondisi di Pangkalpinang relatif kondusif dan aman serta tidak ada konflik suku, ras, agama maupun antar golongan dan tidak ada juga aksi terorisme yang terjadi di pangkalpinang. Dalam kesempatan yang berbahagia ini beliau mewakili kota pangkalpinang mengucapkan terimasih kepada BPNT FKPT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah melaksanakan kegiatan ini. Beliau berharap melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kota Pangkalpinang dan dapat mensosialisasikan dan memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang apa itu terorisme dan bahaya tindakan-tindakan radikalisme.

Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow secara live di radio Prima Bangka 105.9 MHz FM Gobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) dengan Narasumber yang mengisi acara ini diantaranya Kasubdit Pengawasan BNPT Moch Chairil Anwar Pranowo, Kabid Media Massa Hukum dan Humas Faisal dan Willy Pramudya dari pratiksi media dengan tema besar dalam kegiatan ini “Indonesia Adalah Kita”.